Cara Bleeding Rem Mobil dengan Mudah !

Daftar Isi

Cara Bleeding Rem Mobil dengan Mudah !

INDSUKMA
- Rem adalah salah satu komponen vital dalam sistem keselamatan mobil. Tanpa rem yang berfungsi dengan baik, risiko kecelakaan meningkat. Oleh karena itu, menjaga kinerja rem tetap optimal adalah hal yang wajib dilakukan setiap pemilik mobil.

Salah satu cara untuk memastikan rem berfungsi dengan baik adalah dengan melakukan bleeding rem.

Artikel ini akan membahas secara mendetail tentang cara bleeding rem mobil, termasuk penjelasan mengenai apa itu bleeding rem dan langkah-langkah yang harus diikuti.

Apa Itu Bleeding Rem ?

Bleeding rem adalah proses untuk mengeluarkan udara yang terjebak dalam sistem hidrolik rem mobil. Udara yang terjebak dalam sistem ini bisa menyebabkan pedal rem terasa lembek atau bahkan tidak berfungsi dengan baik.

Bleeding adalah proses penting untuk memastikan bahwa sistem rem berisi cairan rem yang murni tanpa ada gelembung udara. Dengan melakukan bleeding rem secara benar, Anda dapat memastikan kinerja rem tetap optimal dan aman digunakan.

Mengapa Bleeding Rem Mobil Penting ?

Bleeding rem mobil penting dilakukan karena udara yang terjebak dalam sistem hidrolik rem dapat menyebabkan masalah serius. Udara dalam sistem rem dapat menyebabkan tekanan hidrolik tidak merata, yang mengakibatkan rem tidak bekerja secara optimal.

Kondisi ini bisa sangat berbahaya, terutama saat Anda perlu melakukan pengereman mendadak. Dengan melakukan bleeding rem secara berkala, Anda dapat mencegah masalah ini dan memastikan bahwa sistem rem selalu dalam kondisi terbaik.

Cara Bleeding Rem Mobil

Alat dan Bahan yang Diperlukan

Sebelum memulai proses bleeding rem mobil, ada beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan, yaitu:

  • Minyak rem yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda
  • Kunci ring pas 8 & 10
  • Wadah penampung cairan rem
  • Selang transparan
  • Sarung tangan dan kacamata pelindung
  • Kunci roda
  • Dongkrak dan jack stand

Langkah-Langkah Bleeding Rem Mobil

Berikut adalah langkah-langkah cara bleeding rem mobil yang benar :

Persiapan Awal

  • Parkirkan mobil di tempat yang datar dan matikan mesin.
  • Gunakan dongkrak untuk mengangkat mobil dan pasang jack stand untuk keamanan.
  • Lepaskan semua roda untuk mendapatkan akses ke kaliper rem.

Periksa Cairan Rem

  • Buka tutup reservoir cairan rem di ruang mesin dan periksa level cairan. Tambahkan cairan jika diperlukan.
  • Pastikan menggunakan cairan rem yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.

Mulai dari Roda Terjauh dari Master Cylinder

  • Biasanya, proses bleeding dimulai dari roda yang paling jauh dari master cylinder.
  • Urutannya adalah: roda belakang kanan, roda belakang kiri, roda depan kanan, dan terakhir roda depan kiri.

Hubungkan Selang ke Nepel Bleeder

  • Pasang satu ujung selang transparan ke nipple bleeder pada kaliper rem dan ujung lainnya ke wadah penampung cairan rem.
  • Pastikan selang terendam dalam cairan rem di dalam wadah untuk mencegah udara masuk kembali ke sistem.

Pompa Pedal Rem

  • Minta seseorang untuk duduk di kursi pengemudi dan memompa pedal rem beberapa kali sampai terasa keras, lalu tahan pedal dalam posisi ditekan.

Buka Nepel Bleeder

  • Gunakan kunci pas untuk membuka neoel bleeder perlahan. Biarkan minyak rem keluar bersama udara yang terjebak.
  • Perhatikan gelembung udara yang keluar melalui selang. Saat aliran cairan rem menjadi bersih dan bebas dari gelembung, tutup kembali nepel bleeder.

Periksa Level Minyak Rem

  • Setelah setiap roda selesai di-bleeding, selalu periksa level minyak rem di reservoir dan tambahkan jika perlu.

Ulangi Proses untuk Semua Roda

  • Ulangi langkah 4 sampai 7 untuk ketiga roda lainnya sesuai urutan yang disebutkan.
  • Pasang Kembali Roda dan Turunkan Mobil
  • Setelah semua roda selesai di-bleeding, pasang kembali roda dan kencangkan dengan benar.
  • Turunkan mobil dari jack stand dengan hati-hati.

Uji Coba Rem

  • Setelah selesai, nyalakan mesin dan lakukan uji coba rem untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Rem seharusnya terasa lebih responsif dan keras.

Tips Tambahan

Jangan Biarkan Reservoir Kosong : Selalu periksa dan pastikan level cairan rem di reservoir tidak pernah kosong selama proses bleeding untuk mencegah masuknya udara ke dalam sistem.

Gunakan Cairan Rem Baru : Hindari penggunaan cairan rem bekas karena bisa terkontaminasi dan menurunkan kinerja rem.

Bersihkan Area Kerja : Minyak rem bersifat korosif, jadi bersihkan setiap tumpahan cairan rem dari permukaan mobil dengan segera untuk menghindari kerusakan.

Bleeding rem mobil adalah proses penting yang harus dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem rem bekerja dengan optimal. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, Anda bisa melakukan bleeding rem mobil sendiri di rumah dengan aman.

Bleeding adalah proses yang tidak hanya meningkatkan kinerja rem, tetapi juga memberikan rasa aman saat berkendara. Jadi, jangan tunda lagi, pastikan sistem rem mobil Anda selalu dalam kondisi terbaik dengan melakukan bleeding rem secara berkala.

 Ikuti kami di Google News

FAQ