BoDMlhvVlbJmjkBEQkWUakI76WbnPky5VgTv6Jmo
Bookmark

Rangkaian Lampu Rem Mobil

INDSUKMALampu rem mobil memiliki fungsi yang begitu penting untuk memberikan peringatan kepada pengendara yang berada dibelakang.

Rangkaian lampu rem mobil adalah inti dari semua sistem lampu rem. Memahami dengan baik tentang bagaimana rangkaian lampu mobil bekerja akan meningkatkan keslamtan selama perjalanan.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan rangkaian lampu rem mobil serta komponen apa saja yang dibutuhkan dalam sistem pengereman mobil.

Rangkaian Lampu Rem Mobil

Gambar Rangkaian Lampu Rem Mobil

Komponen Lampu Rem Mobil

Aki Mobil

Pada sistem rangkaian lampu rem mobil, baterai menyimpan energi listrik yang nantinya digunakan untuk mengoperasikan lampu rem. Ketika Anda menginjak pedal rem, arus listrik dari sistem rem akan diteruskan melalui kabel menuju ke lampu rem.

Sekring

Fungsinya adalah untuk melindungi rangkaian lampu rem dari potensi bahaya akibat korsleting. Ketika terjadi korsleting, sekring akan memutus aliran listrik secara otomatis. Hal ini bertujuan agar rangkaian lampu rem tetap aman dan tidak mengalami kerusakan atau bahkan kebakaran.

Pedal Rem

Pedal rem ini berperan sebagai pemicu yang menggerakkan saklar rem, yang mana berfungsi untuk memutus atau menyambung arus listrik dalam rangkaian lampu rem kendaraan.

Ketika pengemudi menginjak pedal rem, tekanan yang dihasilkan pada pedal tersebut akan menekan saklar rem, sehingga terjadi perubahan dalam aliran listrik pada sistem lampu rem

Switch Rem

Fungsi dari switch rem adalah sebagai saklar yang berfungsi untuk memutus atau menyambung arus listrik pada rangkaian lampu rem. 

Ketika Anda menekan pedal rem, switch rem akan terhubung sehingga arus listrik dapat mengalir dan menyalakan lampu rem.

Sebaliknya, ketika pedal rem tidak ditekan, switch rem akan memutus arus listrik, sehingga lampu rem tidak akan menyala. 

Lampu Rem

Lampu rem merupakan bagian penting dari sistem lampu pada kendaraan yang menghasilkan cahaya khusus ketika pengereman dilakukan.

Umumnya, lampu rem ini terintegrasi dalam satu bohlam dengan lampu kota. Dalam struktur ini, terdapat dua kawat filamen yang terhubung dalam satu bohlam lampu. Satu kawat filamen berfungsi untuk menyala sebagai lampu rem, sedangkan kawat filamen yang lainnya berfungsi sebagai lampu kota.

Dengan begitu, fungsi ganda dari satu bohlam lampu memberikan informasi visual kepada pengendara di belakang kendaraan tentang adanya pengereman yang sedang dilakukan.

Wiring Kabel 

Kabel-kabel ini membentuk rangkaian tertutup untuk lampu rem, dan umumnya dilengkapi dengan terminal serta socket sebagai penghubung antar komponen.

Rangkaian kabel ini memiliki peran penting dalam mengatur sinyal lampu rem agar dapat berfungsi dengan baik, dengan adanya socket yang PNP akan mempermudah proses pemasangan dan perawatan.

Dengan demikian, keseluruhan sistem lampu rem mobil dapat beroperasi secara efektif dan memberikan sinyal yang jelas kepada pengemudi di belakang kendaraan.